IN TOUCH WITH NATURE

Mengamati Banteng Liar di Padang Gembala Cidaon

BADAK JAWA BUKAN SATU SATUNYA BINATANG LANGKA YANG BISA DITEMUI DI UJUNG KULON

Banyak pengunjung bertanya, 'Dapatkah kami bertemu dengan badak jawa ketika mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon?'. Jawabannya adalah sangat kecil kemungkinan anda bisa bertemu dengan badak. Karena binatang ini sangat pemalu dan selalu bersembunyi di balik hutan Taman Nasional Ujung Kulon yang sangat lebat.

Namun, badak jawa bukanlah satu-satunya hewan mengagumkan yang bisa anda temui di Taman Nasional Ujung Kulon. Terdapat juga binatang yang tidak kalah mengagumkan, langka, besar, dengan tanduk yang berwibawa dan tidak pemalu seperti badak jawa jadi mudah untuk ditemui, yaitu Banteng liar.

Populasi banteng liar di Ujung Kulon diperkirakan mencapai 900 ekor pada tahun 2007. Sekitar 60 ekor diantaranya secara rutin merumput di Padang Penggembalaan Cidaon setiap pagi dan sore hari. Di sekitar kawanan banteng sering juga terlihat merak dan babi hutan berkeliaran. Tidak jarang burung rangkong melitas di langit, saat pengunjung tengah asyik mengamati banteng.

Jika anda berkunjung ke Pulau Peucang, jangan lewatkan lokasi pengamatan satwa liar paling populer di Ujung Kulon ini. Dari Pulau Peucang, Padang Penggembalaan Cidaon dapat ditempuh dengan 15 menit perjalanan laut dan dilanjutkan dengan 10 menit berjalan kaki.

Outfit yang disarankan

Sebaiknya gunakan sepatu sandal atau sepatu saat mengunjungi destinasi ini. Hindari menggunakan sandal jepit karena anda akan melewati daerah rawa. Sandal jepit anda mungkin putus saat menjelajahi tanah rawa yang lengket.

Nikki Peucang Island Resort @ 2022

Open chat
Need help? Chat with us
Hello,
Can we help you?